3/23/2017

Astaga, aku telat dua bulan. (T.T)

Aku ingin bertaubat dari menyia-nyiakan waktu yang telah diberikan. Namun apa daya semuanya terjadi begitu cepat. Jika saja tulisan ini dibuat oleh seorang wanita yang membela diri karena tinggalkan kekasihnya demi hidup yang lebih layak. Dalam sekejap ku yakin akan menjadi viral. Apalagi jika tulisan ini berisi curhatan tentang perasaan yang sedang diselingkuhi, ku yakin pengikutku akan membludak dalam waktu hitungan jam. Tapi, mohon maaf bagi kalian semua, hal itu tak akan terjadi di tulisan ini. Karena tulisan ini hanya curhatan si cowok yang suka mendadak mellow setiap lihat orang yang makannya banyak tapi tetap kurus.

Telat dua bulan di postingan ini maksudnya adalah, aku sudah telat nggak posting di blog selama dua bulan berlalu. Padahal di akhir 2016 sudah bertekad buat lebih produktif lagi di tahun 2017. Seenggaknya rutin seminggu posting satu tulisan setiap minggunya. Namun, apa yang terjadi? Dua bulan berlalu hanya diikuti oleh penyesalan tanpa melakukan apa-apa. Bahkan, (ini pengakuan) saat menulis postingan ini gak dalam satu waktu. Tapi, berulang kali aku ngelirik ke medsos dan yutub. Postingan ini dimulai dari ngetik judul itu pagi hari. Sampai siang hari baru dapet dua paragraf.

Banyak yang bilang kalau bagian tersulit adalah memulai. Kayaknya nggak deh. Mempertahankan jauh lebih sulit dari pada memulai. Kalau nggak salah ingat aku sudah mulai (mencoba) jadi blogger dari tahun 2010. Dulu seneng banget ketika melihat salah postingan dibaca banyak orang. Tapi setelah itu beberapa kali ganti akun blogger (yak, diganti) bikin baru, yang lama terbengkalai. Hingga saat ini 2017 masih gini-gini aja. 


Aku juga masih ingat pertama kali Raditya Dika ngeluarin buku pertamanya. Aku terinspirasi dari kisahnya yang berawal dari curhatan blog sampai akhirnya di cetak menjadi buku. Sungguh keren. Dan aku ingin menjadi seperti itu. Sayangnya hanya sebatas ingin tanpa tindakan yang lebih nyata. Hingga saat ini si Dika itu sudah membuat beberapa film dengan jutaan penonton. Aku masih hanya sekedar penonton saja. Bisa dibayangkan betapa sebalnya aku pada diriku sendiri. Dan yang lebih menyebalkannya lagi, aku tak melakukan hal seharusnya dilakukan orang-orang yang berpikir. Jadi hanya sampai di penyesalan saja.

Sekarang sudah mendekati akhir bulan Maret di tahun 2017. Aku mencoba kembali me-niat-kan di dalam hati untuk fokus dalam satu hal saja. Yaitu, menjadi seorang penulis. Aku memiliki kemampuan yang cukup dalam bidang tulis menulis. Beberapa kali aku sudah mengikut pelatihan menulis, terutama penulisan skenario. Walau seringkali aku dibuat bingung ketika berhadapan pilihan. Dimana pilihan itu harus aku jalani karena memang aku harus bertanggung jawab dalam hal tersebut. Ya, keluarga. Salah satu poin yang harus benar-benar menjadi perhatianku.

Terkadang aku bertanya-tanya. Bagaimana sih, cara mereka yang sudah berkeluarga tapi memang belum mapan harus berjuang sekuat tenaga untuk melewati semuanya. Beberapa kisah pun sudah aku baca. Cukup banyak pencerahan yang ku dapatkan. Tapi, tak sedikit juga kebingunganku yang masih belum terjawab. Entah apa yang ku bingungkan aku pun bingung. Hahahaha. Intinya, dari semua kisah yang aku baca, mereka tak berhenti untuk terus mencoba dan terus mencoba. Hingga akhirnya berhasil. Bukan berhenti di tengah jalan karena setitik rasa malas.

Ada yang bilang Sepuluh Ribu Jam jika kita ingin dibilang menjadi "mahir" dibidang tersebut. Ketika mendengarnya seakan mudah, namun nyatanya, aku akui untuk konsisten pun tidak mudah. Jadi, masih tertarik menjadi orang sukses? Kalau membayangkan ketenarannya, kesuksesannya, bebas jalannya, masih tertarik sih. Tapi kalau membayangkan prosesnya, kayaknya lebih baik nggak dibayangin deh. Hahahaha.

Hm, kayak cukup segitu dulu aja deh. Intinya sih, aku akan mencoba lagi dan lagi untuk menyelesaikan apa yang sudah ku mulai. Menyelesaikan proses yang sudah aku pilih sebelumnya. Dengan strategi baru tentunya dan tanggung jawab yang baru pastinya. Doakan yak semoga aku bisa konsisten minimal seminggu buat satu postingan, dimulai dari minggu ini. Bismillah...


EmoticonEmoticon